Kecelakaan Maut di Pasuruan, 10 Orang Tewas

Kepolisian Wilayah (Polwil) Malang, Jawa Timur (Jatim) menyatakan kecelakaan maut di jalan raya Pandaan-Prigen tepatnya di Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/2) sekitar pukul 18.30 WIB, mengakibatkan 10 orang tewas, 3 orang luka berat, dan seorang luka ringan.Kepala Polwil Malang, Komisaris Besar Rusli Nasution kepada Media Indonesia, Minggu (21/2), mengatakan petugas Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya sudah turun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan sejauh ini masih melakukan penyelidikan sebab terjadinya kecelakaan.Evakuasi jenazah sudah dilakukan seluruhnya pada Sabtu malam. Sedangkan evakuasi truk kontainer, mobil Daihatsu Xenia, Pick up dan dua sepeda motor, belum dilakukan karena masih dalam proses penyelidikan Labfor.”Pendataan terakhir yang dilakukan petugas ada 10 korban meninggal, 3 orang luka berat dan seorang luka ringan,” tegasnya.Ia mengungkapkan kecelakaan itu diduga karena truk kontainer bermuatan air mineral merek Aquase milik PT Erindo Mandiri nomor polisi (nopol) L 9806 OD remnya blong sehingga meluncur dari arah Prigen pada jalan menurun menuju Pandaan.Menurut informasi saksi mata warga setempat, lanjutnya, truk yang dikemudikan Saimun,37, warga Desa Jatigreges, Kecamatan Pare, Kabupaten Nganjuk, ini mengalami oleng beberapa kali. Kemudian sempat menabrak pohon asem di pinggir jalan yang berjarak sekitar 250 meter sebelum TKP.Setelah itu truk secara beruntun menabrak mobil pick up, Xenia nopol L 1935 GW, dan sepeda motor Shogun W 6139 RU dan sepeda motor Honda Supra Fit, yang melaju dari arah berlawanan atau dari arah Pandaan menuju Prigen.Benturan keras pada mobil Daihatsu Xenia yang ditumpangi enam orang warga Surabaya mengakibatkan mobil terpental hingga di tebing sisi kanan jalan sedalam sekitar empat meter. Mobil itu pun ringsek, empat orang penumpangnya tewas seketika di TKP. Sedangkan dua korban luka serius di larikan ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.Setelah menabrak mobil Xenia, truk kontainer terguling dan menimpa dua sepeda motor yang masing-masing dikendarai berboncengan. Hingga akhirnya berhenti dengan posisi terbalik.Proses evakuasi korban tewas maupun luka selesai dilakukan petugas satuan lalu lintas Polres. Pasuruan sekitar pukul 21.30 WIB. Sementara seluruh korban kecelakaan dilarikan ke Rumah Sakit Bangil, Puskesmas Pandaan dan RSSA Malang.Kapolwil Malang menegaskan hingga kini belum memeriksa Saimun, karena sopir truk penyebab kecelakaan maut itu masih menjalani perawatan di RSSA Malang akibat luka yang dialaminya.Sejauh ini polisi terus melakukan penyelidikan, dan menunggu hasil olah TKP dari petugas Labfor, termasuk mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.Data korban tewas kecelakaan maut yang dihimpun di Polres Pasuruan yakni empat penumpang Daihatsu Xenia antara lain Endar Prasiska,19, Suratno Stefanus Wiliam,12, Haris,45, Tiur M. Banurea,48. Mereka warga Griya Kebraon Tengah 10/V2 Surabaya.Sementara, dua korban tewas pengendara sepeda motor Suzuki Shogun adalah Fajar Prasisca, 22, warga Dusun Pacet Barat, Kota Mojokerto ; Sulis,22, Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kota Mojokerto.Seorang korban meninggal pengemudi mobil Pick-Up yakni Eko Suwarno,34, warga Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Pasuruan. Sedangkan tiga korban meninggal pengendara sepeda motor Honda Supra Fit antara lain Ali Fauzi,49, (tukang ojek), warga RT3/RT2 Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan ; Lanawati,38, dan anaknya Silvia Lana Suryanti,7, warga Dusun Gondang, Desa Randu Agung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.Untuk data korban luka parah adalah Nina Destianti,22 dan Robert Buang, penumpang Daihatsu Xenia warga Griya Kebraon Tengah 10/V2 Surabaya, serta Rofiah, korban penumpang mobil Pick-Up. Mereka menjalani perawatan di RSSA Malang,Dua korban yang tergencet kontainer dari truk trailer akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk trailer, dua mobil, dan dua sepeda motor di Jalan Raya Babarsari, Gambiran, Prigen, Pasuruan, Jatim, Sabtu malam, akhirnya berhasil dievakuasi.Wartawan ANTARA di Pasuruan melaporkan evakuasi dua pengendara sepeda motor yang tergencet kontainer berisi minuman air mineral itu dapat dilakukan sekitar pukul 22.50 WIB, sehingga korban kecelakaan beruntun menjadi 10 orang yakni dua pengendara sepeda motor dan delapan penumpang/sopir mobil.Namun, identitas korban tewas hingga pukul 23.00 WIB belum dapat diketahui secara lengkap. Kedua pengendara sepeda motor yang tewas tergencet kontainer diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.Sementara itu, delapan korban tewas dari kedua mobil diketahui lima orang perempuan dan tiga orang laki-laki. Tiga dari delapan korban tewas itu diketahui identitasnya yakni Haris (33) yang merupakan sopir mobil Avanza silver asal Surabaya, namun empat penumpang mobil Avanza silver itu masih belum teridentifikasi.Korban tewas lainnya yang teridentifikasi adalah Linawati (35) dan anaknya bernama Silvia (8) yang beralamat di Jalan Randuagung, Singosari, Malang.Akibat kecelakaan itu, jalur Pandaan-Tretes di Kabupaten Pasuruan tampak macet total sejak kecelakaan beruntun terjadi pada pukul 17.40 WIB dan hingga pukul 23.15 WIB belum terurai.Kemacetan pada malam Minggu itu membuat sejumlah kendaraan tidak bisa turun dari arah Tretes ke arah Pandaan, sedangkan kendaraan dari arah Pandaan atau Surabaya yang naik menuju lokasi wisata Tretes tampak dialihkan pada titik Candrawilwatikta ke arah timur lewat Desa Pelintahan.Sementara itu, semua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu tampak hancur, bahkan mobil Avanza terlempar ke ladang penduduk.Kendaraan yang hancur adalah truk trailer Nopol L-9806-UD yang dikendarai seorang sopir, mobil Avanza Nopol L-1935-GW yang ditumpangi lima orang, mobil pikap Espass Nopol X (belum diketahui) yang dikendarai dua orang, dan dua sepeda motor yang dikendarai tiga orang (Nopol N-8413-TC dan N-4763-VC).Menurut seorang saksi mata, Kusnadi, kecelakaan beruntun itu terjadi ketika truk -trailer milik PT Erindo Mandiri (Aquase) meluncur dari arah atas di perbukitan Prigen.”Truk trailer meluncur ke bawah tak terkendali dan akhirnya menabrak mobil Avanza dan mobil pikap Espass serta dua sepeda motor ojek yang dikendarai tiga orang, sehingga semuanya hancur,” katanya.Saksi mata itu mengatakan kecelakaan di kawasan pabrik air mineral itu sudah dua kali terjadi. “Karena itu, saya kira jalan menanjak ke arah pabrik itu hendaknya tidak boleh untuk kendaraan kelas berat dan kendaraan gandeng,” katanya.

About ksatriawap

Menyelam dan Menerbangi Jagat Maya Lihat semua pos milik ksatriawap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: